Melalui Tri Bina Cita Kota Malang yang merupakan 3 sasaran pembangunan Kota Malang, maka diharapkan Kota Malang dapat menjadi Kota Pendidikan yang merupakan persyaratan utama bagi kemajuan sebuah daerah atau bangsa dengan berbagai fasilitas pendidikan yang perlu disediakan oleh Pemerintah dalam rangka mendukung perberdayaan sumber daya manusia (SDM), sekaligus sebagai motor penggerak utama pembangunan di daerah tersebut. Pembangunan pendidikan di Kota Malang dilaksanakan secara terpadu dengan mengacu kepada visi misi Pendidikan Kota Malang yang didukung oleh semua pihak. Tanggung jawab keberhasilan pendidikan tidak hanya berada pada pemerintah, namun juga menjadi perhatian dan tanggung jawab semua lapisan masyarakat Kota Malang. Kerjasama bidang pendidikan juga dibangun melalui kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan lainnya, seperti menjalin mitra kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi (PT), baik dalam bidang pengkajian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maupun dalam pengembangan kualitas Kota Malang pada umumnya. Kota Malang juga berhasil melaksanakan Program Manajemen Berbasis Sekolah, penyelenggaraan gugus sekolah serta mampu mengembangkan Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Kelas Layanan Khusus (KLK) yang bertujuan untuk mengentaskan permasalahan sosial masyarakat, seperti permasalahan anak- anak jalanan untuk memperoleh akses pada dunia pendidikan.
Predikat Kota Pendidikan di Kota Malang juga diperkuat dengan telah dibangunnya Kota Malang sebagai “Cyber City”. Di Kota Malang sangat mudah untuk mengakses internet dalam satu jaringan yang dipelopori VEDC dengan nama MJC (Malang Joint Campus). Berkaitan dengan Information Communication Technology (ICT), Kota Malang sering melakukan berbagai kegiatan perlombaan dan pameran IT, seperti perlombaan membuat blog, sehingga Kota Malang mendapat julukan sebagai “Kota Pintar” atau “Smart City”.