Kota Malang merupakan potensi daerah yang memiliki nilai jual dan daya saing baik di tingkat regional maupun nasional. Dalam era globalisasi dunia pendidikan menghadapi berbagai tantangan dalam menghadapi perubahan yaitu dengan adanya tuntutan masyarakat memperoleh fasilitas pendidikan yang baik dan berkualitas. Upaya yang dilaksanakan adalah dengan menciptakan visi dan misi pendidikan Kota Malang, menjalin mitra dengan lembaga perguruan tinggi baik dalam bidang pengkajian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maupun dalam pengembangan kualitas Kota Malang pada umumnya.
Kota Malang sebagai Kota Pendidikan, memiliki banyak sekolah, kampus perguruan tinggi, lembaga pendidikan non formal atau tempat-tempat kursus, serta sejumlah pondok pesantren. Kota Malang juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang cukup memadai, fasilitas tersebut seperti tempat pemondokan, toko buku, super market, plaza, pusat pelayananan kesehatan masyarakat serta fasilitas penunjang lainnya. Juga adanya angkutan umum (transpotasi) yang tersedia ke penjuru kota dan memiliki 25 jalur, yang menghubungkan 3 (tiga) terminal yang ada di Kota Malang, yaitu terminal Arjosari (arah Surabaya), terminal Gadang (arah Blitar), terminal Landungsari (arah Jombang/Kediri).
Sehingga dengan adanya pelayanan transportasi dapat memudahkan para pelajar untuk berangkat ke sekolah maupun pulang sekolah. Umumnya, di setiap sekolah, perguruan tinggi, dan tempat-tempat kursus di Kota Malang ada beberapa angkutan umum yang lewat jalur tersebut. Selain layanan transportasi umum, juga ada tempat kos/rumah kontrakan yang berada disekitar lokasi kampus atau SMA/SMK yang juga memudahkan bagi siswa/i maupun mahasiswa/i yang berasal dari luar kota. Tempat kos/rumah kontrakan ini juga membantu pelajar menjadi mandiri